Sumber : http://kolombloggratis.blogspot.com/2011/03/cara-membuat-readmore-otomatis-di-blog.html#ixzz2MUKihpy6

Pages

Kamis, 11 Februari 2016

My Hijrah, My Adventure ^_^

Hijrah.... Memulainya mungkin mudah. Tapi menjaganya untuk tetap istiqomah sepanjang usia, itu adalah hal yang susah. Namun selama niatnya lillah tak boleh ada kata lelah untuk tetap berusaha istiqomah hingga tutup usia. Hamasah!!!! ^_^

Berbicara tentang hijrah, aku ingin sedikit berbagi cerita tentang perjalanan hijrahku. Maaf, ya, kalau gak menarik, hehee... Begini ceritanya..... ;)

Hijab, Kerudung, Jilbab. Bukanlah hal yang asing dalam kehidupanku. Sedari kecil, aku sudah terbiasa memakainya. Namun hanya aku pakai pada saat-saat tertentu saja. Dari TK sampai SD kelas 6, aku pakai hijab hanya pada saat akan mengaji. Tak berbeda jauh - ketika aku menginjak bangku SMP - aku memakai kerudung hanya pada hari jum'at saja. Itupun karena mengikuti peraturan sekolah. Sesampai di rumah, kutanggalkan kembali dia (kerudung). Padahal aku sudah mulai baligh, astaghfirullah... Pada saat mau lulus SMP, aku sempat berniat untuk memakai kerudung ketika SMA, dimanapun nanti aku diterima, di sekolah umum ataupun madrasah. Tapi saat itu, niatku masih salah, bukan karena Allah Ta'ala. Aku berniat memakai kerudung, karena aku ingin berusaha menutupi punuk unta di punggungku yang sudah semakin menonjol. Satu hal, karena pada saat itu aku malu memiliki tubuh yang berbeda dengan teman-temanku yang normal, karena skoliosis-ku. Tapi sekarang, justru aku sangat bersyukur diberikan keistimewaan berupa skoliosis oleh Allah SWT. Karena tidak semua hamba-Nya bisa mendapatkan keistimewaan tersebut. Sudah tidak ada lagi kata malu saat aku bercerita tentangnya (read: skoliosis) kepada siapapun. Karena kini bagiku berbeda itu istimewa. Love you, my scoly. Tengkyuuuu Allah, my sweet heart :* Oh iya, setelah menjalani operasi, skoli-ku sudah tak sendiri lagi. Kini ia punya sahabat yang akan menopangnya hingga aku tutup usia. Titan, itu namanya. Titan adalah implant yang terpasang disepanjang tulang belakangku. Titan akan membantuku menjaga skoli dari dalam disepanjang usiaku :)

Ketika menginjak bangku SMA, Alhamdulillah, aku diterima di sekolah Madrasah Aliyah Negeri, MAN 4 Jakarta namanya. Aku bersyukur diterima di sekolah tersebut. Karena dari situlah, awal permulaan aku memutuskan memakai kerudung dengan tidak lepas pakai. Tepatnya ketika SMA kelas 2. Karena sudah terbiasa memakai kerudung setiap hari saat ke sekolah dan berkumpul atau belajar kelompok dengan anak-anak MAN di luar jam sekolah, aku jadi mulai terbiasa memakai kerudung. Rasanya malu kalau mau keluar rumah tanpa memakai kerudung. Tapi pada saat itu, hijab yang aku kenakan masih sangat jauh dari syari'at. Aku masih pakai kerudung yang bahannya menerawang, masih pakai celana jeans atau skinny jeans, yang pastinya membentuk lekuk kakiku. Tapi untuk atasan, aku sudah terbiasa dengan ukuran yang lebih besar dari ukuran badanku. Itupun karena aku merasa kurang nyaman kalau memakai pakaian yang nge-pas di badan yang bentuknya asimetris. Aku juga sempat mencoba model kerudung gaul. Alhamdulillahnya hal itu hanya aku lakukan 1 kali.

Tahun 2012 adalah awal perjalanan hijrahku. Tepatnya beberapa bulan setelah aku menjalani operasi skoliosis tgl 9 Mei 2012. Aku membaca salah satu buku novelet dan antologi cerpen karya Helvi Tiana Rosa yang berjudul Ketika Mas Gagah Pergi dan Kembali. Ada salah satu cerita di buku tersebut yang membuat hatiku -  entah mengapa - tergerak untuk mengenakan kerudung di dalam rumah. Setelah aku mulai mengenakan kerudung di dalam rumah, banyak protes datang dari ibu dan adikku. Mereka risih melihatku mengenakan kerudung di dalam rumah. Kata mereka: "Kalau di dalam rumah, kerudungnya lepas aja sih, teh. Gerah ngeliatnya". Sedih rasanya mendengar mereka berkata seperti itu. Apalagi protes mereka tidak hanya sampai disitu. Saat aku memutuskan untuk memakai kaus kaki saat keluar rumah, mereka juga protes. Mereka menganggap aku berlebihan. Keluar rumah ke tetangga sebelah aja harus pakai kaus kaki. Padahal aku bukan berlebihan, tapi itu memang kewajiban. Karena kaki juga termasuk aurat, jadi harus ditutup. Saat mereka berkomentar, aku berusaha tenang & mencoba untuk menjelaskan perlahan pada ibu dan adikku.

Pada tahun 2013, aku mulai mengikuti akun twitter ustadz yang fenomenal pada saat itu, Ust. Felix siauw namanya. Banyak kata-kata tausiyah di akun twitter beliau yang membuat saya sedikit demi sedikit tersadar bahwa ilmu saya tentang islam amat sangat kurang sekali. Dari akun twitter, buku yang beliau tulis (Udah Putusin Aja! & Yuk Berhijab!), dan seminar/kajian beliau yang aku ikuti, aku jadi tahu bahwa pacaran dalam islam itu tidak ada dan saya juga - akhirnya - tahu mengenai hukum berhijab bagi wanita yang dilahirkan islam. Ternyata berhijab bukan hanya sekedar mau atau tidak mau, suka atau tidak suka, pantas atau tidak pantas. Tapi berhijab bagi muslimah yang sudah baligh, hukumnya adalah wajib. Kewajiban itu bukan dari perintah manusia, namun datang dari yang menciptakan manusia, Allah SWT. Hal itu tertera jelas di dalam al-qur'an (Q.S. Al-Ahzab ayat 59 & Q.S. An-Nur ayat 31). Aku juga baru tahu bahwa ternyata berhijab pun ada aturannya. Aturan tersebut juga dijelaskan didalam surat cinta-Nya (Al-Qur'an), yaitu tebal atau tidak menerawang, harus menutup dada, longgar dan tidak memperlihatkan lekuk tubuh, tidak menyerupai pakaian non muslim, tidak menyerupai pakaian laki-laki, tidak berpunuk unta, tidak ber-tabarruj, dan lillah. Juga harus menggunakan kaus kaki, karena kaki wanita juga termasuk aurat. Sebagaimana tertera dalam hadits riwayat abu daud yang menjelaskan bahwa aurat wanita adalah seluruh tubuhnya, kecuali wajah dan telapak tangan. 

Sejak saat itu, aku mulai membenahi cara berhijabku yang masih sangat berantakan. Proses itu berjalan perlahan, setahap demi setahap, hingga saat ini. Awalnya aku mengganti kerudung parisku dengan hijab yang lebih tebal. Aku menggantinya dengan khimar (kerudung) bolak-balik yang sudah jadi satu. Setelah itu, aku bertahap lagi, menanggalkan jeans dan celana pensilku. Sudah aku pensiunkan mereka :D. Aku sudah tidak memakainya sama sekali. Hanya celana longgarku yang masih aku pertahankan (sekarang aku gunakan untuk pakaian rumah atau dalaman). Semakin banyak membaca, semakin aku belajar, semakin banyak ilmu yang aku dapatkan tentang cara berhijab yang sesuai dengan syari'at Allah SWT. Hatiku mulai gak enak. Ada perasaan aneh ketika aku menggunakan khimar (kerudung) panjang & lebar, tapi masih memakai celana. Dengan mengucap basmallah, hari itu, aku mulai menanggalkan celana. Karena celana menyerupai pakaian laki-laki. Aku mulai belajar memakai rok dan berkaus kaki. Meskipun aku bukan termasuk gadis tomboi, bagiku rok adalah hal yang tidak biasa aku kenakan. Aku memakai rok hanya saat pergi ke sekolah. Karena di benakku saat itu, menggunakan rok bikin ribet, gak bisa bebas bergerak. Tapi sekarang, justru aku lebih merasa nyaman dan aman dengan memakai rok. Sejak saat itu, penampilanku mulai tampak berbeda. Diawal masa perubahan penampilanku, ada perasaan malu dan takut. Takut diejek orang-orang sekitarku. Benar saja, hari pertama aku berpenampilan berbeda, beberapa orang di tempat aku kerja banyak yang mengejek. Ada yang bilang, aku kayak santriwati, ibu-ibu badan amil zakat, ustadzah, dsb. Tapi semua itu tidak aku masukkan ke dalam hati. Jika ada yang berkomentar yang macam-macam, senyuman manis adalah senjata ampuh menepis rasa ragu dan pesimis. Kalau komentar mereka baik, aku aminkan dalam hati. Dan kembali lagi pada niat awalku. Aku seperti ini karena aku mau belajar jadi hamba-Nya yang taat. Allah udah Maha Baaaiiiiiiikkkkkkkk Bangeeeeetttttttt sama aku, masa hanya diperintahkan berhijab yang sesuai syari'at, aku gak mau. Padahal Allah udah ngasih aku banyak nikmat yang tak kan pernah bisa dihitung jumlahnya dengan kalkulator manusia. Salah satunya, Allah udah ngasih aku kehidupan kedua pasca operasi dan banyak lagi kebaikan-kebaikan yang udah Allah kasih, mulai dari pertama kali aku mengembuskan napas ke dunia hingga saat ini. Aku juga ingin menjadi investasi akhirat untuk bapak dan ibuku. Aku tak mampu membahagiakan mereka dengan harta, jadi aku berusaha membahagiakan mereka dengan belajar menjadi anak yang shalihah. Semoga karenanya, kedua orang tuaku bisa bahagia sampai ke surga Allah Ta'ala & bisa membanggakan mereka dihadapan Allah, insya Allah, Aamiin Allahumma Aamiin...

Selain itu, aku juga mulai belajar membiasakan memakai gamis kalau keluar rumah. Sama seperti memakai rok, awalnya ribet, sering keinjek, tapi lama-lama karena sudah biasa, jadi terbiasa. Rasanya sangat nyaman menggunakannya. Malah sekarang jadi ketagihan pakai gamis :D Seperti kata pepatah, ala bisa karena biasa :)

Hingga saat aku menulis kisah ini, aku masih dan akan terus berproses memperbaiki diri. Mulai dari penampilan, perilaku, pergaulan, dan akhlak. Bismillah.... Dear Allah, my sweet heart, mohon kuatkan langkahku untuk istiqomah dalam kebaikan dan ketaatan kepada-Mu dan Rasul-Mu. Semoga kelak, aku dapat menjadi salah satu penghuni surga-Mu dan dapat menjadi tiket ke surga untuk orang-orang tercintaku, terutama ibu dan bapakku, Aamiin Allahumma Aamiin....

Siapapun yang membaca kisahku ini, do'a-kan aku istiqomah, ya :)
Untuk semua muslimah yang belum berhijab, agar bersegera.
Yang sudah berhijab agar berhijab sesuai syariah.
Dan untuk yang sudah berhijab syar'i selalu istiqamah
Aamiin Allahummah Aamiin....

Untuk semua muslimah yang dengan keikhlasan hatinya, sabar melewati tantangan-tantangan berhijab syar'i, jangan pernah berhenti melangkah, sampai kita semua berhenti di depan pintu yang sama. Surganya Allah, Aamiin Allahumma Aamiin :')
readmore »»  

Jumat, 14 Juni 2013

Sandaran Hatiku

Tak butuh banyak telinga untuk mendengar. Cukup telinga-Nya yang Maha Mendengar, meski kata hanya terlontar di dalam hati yang paling dasar. Yang selalu setia dan tak pernah bosan, meski pinta dan kesah terucap berulang :')

Tak perlu mata manusia untuk dipandang mulia. Cukup di mata-Nya kemuliaan tercipta. Dengan akhlaqul karimah dan ibadah yang istiqamah. Baik wajib maupun sunnah :')

Tak butuh banyak tempat untuk mengadu. Cukup pada-Nya tempat peraduanku. Menumpahkan air mata sendu. Meluapkan resah dan gelisah yang tertampung di dalam kalbu :')

Tak butuh banyak panutan dalam kehidupan. Cukup Rasulullah SAW sebagai suri tauladan. Dan Al-qur'anul karim sebagai pedoman :')

DIA lah tempat hatiku bersandar. Dikala susah maupun senang. Dikala sempit maupun lapang :')

DIA lah tempat hatiku mengadu. Tanpa terselip kata ragu dan malu. Tanpa terbatas ruang dan waktu :')
readmore »»  

Rabu, 05 Juni 2013

Hikmah Positif dibalik Sakit

Ujian adalah tanda cinta Allah kepada setiap hamba-Nya. Selama kita dapat mengambil hikmah dari setiap ujian yang menyapa :')

Dan banyak hikmah positif yang dapat dipetik dari satu ujian Allah yang bernama sakit :')

Sakit adalah cara Allah mengingatkan untuk mempergunakan masa sehat dengan hal yang bermanfaat. Sebagai bekal, untuk kehidupan dunia dan akhirat :')

Sakit adalah cara Allah menuntun kembali langkah seorang hamba yang sudah salah arah :')

Sakit adalah cara Allah menyampaikan rindu pada hamba-Nya yang mulai menjauh :')

Sakit adalah cara Allah mengingatkan hati untuk selalu bersyukur dan tidak kufur, atas nikmat-Nya yang tak pernah luntur :')

Sakit adalah cara Allah menggugurkan dosa setiap hamba-Nya, insya Allah, aamiin :')

Tetap SemangKA (Semangat Karena Allah). Jangan pernah menyerah pada masalah. Jangan pernah lelah berusaha bangkit dari sakit :')

Kita pasti bisa melewatinya. Kita pasti kuat menghadapinya. Karena Allah tidak akan memberi ujian di luar batas kemampuan hamba-Nya :')

HAMASAH \(´▽`)/
readmore »»  

Minggu, 02 Juni 2013

Sepucuk Surat Semangat

Dear semangat,
aku harap, kamu tidak mudah menghilang. Sampai jasadku dibalut kafan dan ruhku kembali pulang. Karena aku, masih sangat membutuhkanmu. Menghadapi serangan rasa yang membelenggu raga dan kalbu. Melewati rintangan hidup yang penuh liku. Bantu aku ya, semangat. Agar aku bisa tetap kuat. Tak mudah lelah melangkah menapaki jalan menuju surga. Karena aku, ingiiinnn sekali bertemu muka dengan Dia, sumber kekuatanku, Allah SWT. Semoga aku bisa kesana dan mendapat tiket menuju surga untuk ibu dan ayah, aamiin.

Terima kasih, Allah my sweatheart. Engkau telah menghadirkan para pelukis tawa di atas air mata duka. Penyulut api semangat, disaat nyalanya mulai mereda.


Dari sesosok jiwa lemah yang selalu butuh kamu disepanjang usia :')
readmore »»  

Senin, 29 April 2013

Tabungan Amalan, Bekalku Pulang

Rindu hati ingin berjumpa denganMu dalam nyata
Rindu pulang, namun belum siap bekal
Perjuanganku masih belum usai
Persiapan bekal masih sangat kurang

Sungguh tak mudah menapaki jalan menuju rumah abadi-Mu
Penuh liku yang tak tentu
Tak jarang, rasa lelah menghantui jiwa yang lemah
Hingga langkah seringkali goyah

Tapi, demi janjiMu yang tak pernah ingkar
Semangatku harus terus berkobar
Demi cintaMu yang tak pernah pudar
Hatiku tak boleh gentar

Kini tengah kupersiapkan
Menguatkan iman, mengumpulkan amalan
Belajar taat dalam penantian
Semoga kelak saat Kau memanggilku pulang, diri ini siap dengan cukup bekal

Pintaku, kuatkan jiwa dan ragaku
Karena tanpaMu, aku tak akan mampu
Berdiri tegak menghadapi berbagai musuh

Harapku, Kau tak akan pernah jenuh
Menopang imanku yang seringkali jatuh
Menerangi hatiku yang kadang redup tertutup nafsu

Inginku, menatap sosokMu yang tak pernah mampu terlukis dalam bayangan
Hidup bersama-Mu disebuah keabadian yang penuh kebahagiaan
Memeluk KekasihMu yang juga aku rindukan


*Sebuah puisi suara hati perindu surga Illahi :') Semoga kelak, aku dapat menjadi salah satu penghuni di sana, berjumpa dengan-Nya dan kekasih-Nya, Muhammad SAW. Dan semoga juga dapat berkumpul kembali bersama orang-orang yang ku cinta, di surga Allah Ta'ala, aamiin ya rabbal 'alamiin :')
readmore »»  

Kamis, 14 Maret 2013

Bahagiaku, karenaMu :')

Kau selalu ada
Di setiap napas yang ku hela
Di setiap darah yang mengalir dalam raga

Kau selalu ada
Di setiap detak jantung yang berirama tanpa jeda
Di setiap langkah perajut asa

Kau selalu ada
Menjadi pendengar setia
Dari setiap keluh dan kesah

Kau tak pernah lelah menjaga
Kala ku terlelap dan terjaga
Saat takut menyelinap masuk ke dalam jiwa yang lemah

Kau tak pernah bosan memberi maaf
Meski aku seringkali khilaf
Menduakan cintaMu dengan cinta sesaat

Kau tak pernah berhenti menolong
Saat masalah mulai merongrong
Saat tak ada yang mampu menyokong

Kau selalu memberi kekuatan
Saat sakit menyerang garang
Saat kukuh ragawi runtuh dari pertahanan

Kau yang hadirkan mereka
Perantara pelipur lara
Pelukis tawa di atas air mata duka

Kau selalu menjadi penerang
Saat hati dibutakan nafsu setan
Pelita di setiap langkah pengelana kehidupan

Kau lah sumber bahagiaku
Meski mataku tak mampu menangkap hadirMu
Walau hanya sekadar bayang semu

Kau lah sumber bahagiaku
Meski hanya lewat do'a, aku dapat memelukMu
Meski hanya dalam sujud, aku mampu curahkan rindu

Terima kasih, Kekasih Hatiku
Atas cinta yang tak pernah putus
Atas kasih yang selalu tulus
Entah akan seperti apa duniaku, bila tanpaMu

Love You so much, Allah, my sweetheart ‎​(˘⌣˘)ε˘`)
readmore »»  

Sabtu, 09 Maret 2013

Post card - Nyanyian Rindu


Post card ini diikutsertakan dalam event #postcardfictionEdisiValentine yang diadakan oleh Kampung Fiksi
readmore »»  

Post Card - Surat Semangat Untuk Sahabat


Post card ini diikutsertakan dalam event #postcardfictionEdisiValentine yang diadakan oleh Kampung Fiksi
readmore »»  

Post Card - Surat Semangat Untuk Para Pejuang Hebat




Post card ini diikutsertakan dalam event #postcardfictionEdisiValentine yang diadakan oleh Kampung Fiksi
readmore »»  

Post Card Fiction - Sepertiga Malam



Post card ini diikutsertakan dalam event #postcardfictionEdisiValentine yang diadakan oleh Kampung Fiksi
readmore »»  

Rabu, 06 Maret 2013

Pelangi di Ujung Kisah

Luka yang menyayat hati
Mungkin mampu meruntuhkan kukuh ragawi
Menyisakan sendu tak bertepi
Senyum pun enggan hadir menghiasi

Air mata dalam duka
Menyelimuti hati yang hampa
Tak lagi bersimfoni indah
Hanya nada tak berirama
Penembang yang setia

Tapi siang masih berganti malam
Waktu masih melaju kencang
Hari masih berganti bulan
Mentari masih terbit dan tenggelam

Dunia pasti berputar
Semesta tiada kekal
Susah senang silih berganti datang
Menyapa setiap detik kehidupan

Tuhan Maha Bijaksana membagi cinta pada hamba-Nya
Enyahkan gundah
Usirlah resah
Karena pelangi pasti kan menyapa
Di penghujung kisah nestapa
readmore »»  

Senin, 25 Februari 2013

Sekolah Sepanjang Usia

Sabar bukan berarti tidak pernah marah. Hanya berusaha mengendalikan emosi jiwa. Agar amarah tidak membara. Hingga mampu menimbulkan dosa.

Ikhlas bukan berarti tidak pernah kecewa. Hanya berusaha menerima apa yang sudah menjadi kehendak Sang Kuasa.

Kuat bukan berarti tidak pernah lelah. Hanya berusaha untuk tidak menyerah. Agar dapat tetap semangat hadapi segala rasa dan berbagai masalah.

Wajah selalu berhias senyum dan tawa bukan berarti tidak pernah menangis. Hanya berusaha untuk tetap optimis. Sikapi hidup dengan tindakan positif. Agar dunia menyapa dengan senyuman manis.

Diam bukan berarti takut. Hanya berusaha menjaga mulut. Agar tidak terucap kata yang tidak patut.

Mengalah bukan berarti kalah. Hanya berusaha bijak sikapi masalah. Agar suasana kembali mereda.

Begitulah hidup. Penuh dengan belajar dan pelajaran yang tak pernah usai. Mulai dari buaian hingga ajal datang. Belajar tentang makna hidup dan kehidupan. Belajar tentang makna mati dan kematian.

Belajar sabar, ketika emosi tersulut api. Belajar ikhlas menerima, ketika kenyataan tak sesuai dengan harapan. Belajar ikhlas untuk melepas seseorang atau sesuatu yang disayang. Belajar kuat, ketika sakit menyerang hebat. Ketika masalah tak bosan mendekap. Belajar menghias wajah dengan senyum dan tawa, meski hati tengah terluka. Belajar jadi pendiam yang mulia, ketika kata-kata pahit mendarat di telinga. Belajar bijak, ketika masalah mendera. Belajar mengalah, agar tidak memperkeruh masalah. Belajar taat dengan menjauhi maksiat. Meski tak mudah, tapi tak boleh menyerah.

Dunia adalah sekolah tanpa batas waktu dan usia yang harus ditempuh manusia.

Akhirat adalah ladang hasil yang akan dinikmati atas proses belajar yang sudah dilewati, semasa hidup di dunia.

Jika hasil belajarnya baik, maka surga adalah hadiah istimewa yang diberi oleh Sang Kuasa. Namun, jika hasil belajarnya buruk, maka pintu neraka siap terbuka. Hadiah yang menyakitkan tersedia didalamnya. Naudzubillah.

Semoga kita semua tetap semangat dalam menjalani proses belajar di sekolah tanpa batas waktu dan usia (dunia) ini. Agar bisa lulus dengan hasil yang sesuai dengan kehendak-Nya. Demi mendapat tiket berharga menuju tempat istirahat yang indah, surga Allah Ta'ala. Untuk kita dan untuk orang-orang yang kita cinta. Semoga, aamiin ya rabbal 'alamiin :')
readmore »»  

Surat Semangat untuk Para Pejuang Hebat

Allah menitipkan skoliosis dalam tubuh kita, itu karena Allah tahu bahwa kita pasti kuat untuk dapat hidup bersamanya hingga penghujung usia.

Allah Maha Tahu yang terbaik bagi hamba-Nya. Apa yang terlihat buruk di mata kita, belum tentu buruk di mata-Nya. Begitu pun sebaliknya.

Biarlah "mereka" tak percaya dengan apa yang kita rasa. Biarlah "mereka" mencibir seenak mulut mereka. Biarlah "mereka" memandang kita sebelah mata.

Anggap ucapan "mereka" sebagai angin lalu. Jadikan tindakan "mereka" sebagai motivasi untuk maju. Jangan biarkan kata dan sikap "mereka" melekat dlm benak dan kalbu.

Kita harus tetap kuat. Ketika "rasa itu" menyerang hebat. Meski tak semudah yang diucap. Kita harus tetap semangat. Meski masalah selalu mendekap.

Kita harus selalu sabar. Meski luka hati semakin membesar. Kita harus selalu bersyukur. Agar keluh mampu melebur.

Karena sesungguhnya Allah selalu bersama orang-orang yang sabar. Dan kebahagiaan akan muncul dari hati yang dipenuhi rasa syukur.

Tatap mereka yang berada dibawah kita. Di luar sana, masih banyak yang jauh lebih menderita. Bahkan mulai dari ketika kali pertama mereka menghirup udara di dunia. Namun, banyak diantara mereka, yang masih bisa tersenyum dan tertawa dibalik rasa sakit yang menyerang raga.

Allah memberi dan menciptakan hamba-Nya dengan keistimewaan yang tak sama. Semua itu hadir bukan tanpa alasan. Hanya Allah yang mengetahui alasan pastinya. Kita sebagai hamba-Nya, hanya diwajibkan untuk belajar. Mulai dari buaian hingga ajal datang. Belajar tentang makna kehidupan dan kematian.

Tetap semangat, saudara seperjuangan-ku. Kekuatan kita justru ada dalam ketidaksempurnaan yang menghiasi tubuh. Aku percaya kalian pasti mampu.

Aku kuat. Kamu kuat. Mereka kuat. Kalian kuat. Kita semua pasti dan harus kuat. Semangaaatttt ^_^

Teruntuk:
Saudara Senasib Seperjuangan-ku (skolioser). Love you, all ‎​(˘⌣˘)ε˘`)
readmore »»  

Kamis, 14 Februari 2013

Nyanyian Rindu

Denting piano mengalun syahdu
Mengiringi sebuah lagu rindu
Yang tercipta hanya untukmu

Hening malam meretas
Temani imajinasi yang lepas
Menyusuri jejak kenangan yang membekas

Desah angin berhembus
Menyentuh hati yang tulus
Membelai kasih yang tak pernah putus

Nyanyian rindu berisi lirik sendu
Terukir cantik di dalam kalbu
Tertuang utuh di dalam buku

Hanya ingatan masa lalu
Yang mampu menjawab lagu rinduku
Meski dalam bayang semu

Andai kau dengar
Nyanyian rindu yang tak bosan kudendangkan
Menghiasi relung hati yang hambar

Andai kau tahu
Tanya hati kecilku
Adakah aku dalam ruang rindumu?
Adakah aku dalam rekaman memorimu?


-14 Februari 2013-
readmore »»  

Kamis, 07 Februari 2013

Kebahagiaan Fatamorgana

Rendah di mata manusia
Tak berarti rendah di mata Allah
Mulia di mata manusia
Tak berarti mulia di mata Allah

Bukan harta yang melimpah ruah
Bukan tingginya tahta
Bukan pula fisik yang sempurna
Yang mampu membawa manusia menuju jannah-Nya

Hanya amal dan ibadah
Yang hanya mengatasnamakan nama-Nya
Yang membedakan manusia di hadapan-Nya
Dan membawa manusia
Menuju kebahagiaan sesungguhnya
Di kehidupan setelah kematian menjemputnya

Lebih baik mulia di mata Sang Pencipta
Dari pada mulia di mata manusia
Lebih baik hina di mata manusia
Dari pada hina di mata Sang Pencipta

Kemuliaan di mata manusia
Hanya membawa pada surga dunia
Yang bersifat fatamorgana
Yang suatu saat nanti akan musnah
Seiring waktu yg telah di tentukan oleh-Nya

Tiada guna harta melimpah
Bila miskin sedekah
Tiada guna tingginya tahta
Bila rendah imannya
Tiada guna fisik yg sempurna
Bila cacat akhlak dan perangainya
Tiada guna bahagia di dunia
Bila di akhirat hidup tersiksa



Allah yang Maha membolak-balikan hati, lindungilah hati dan imanku dari segala tipu daya dunia. Dari jerat makhluk tak kasat mata. Dari nikmat sesaat. Yang lebih banyak mendatangkan mudharat ketimbang manfaat.

Allah, aku hanya manusia biasa yang tak pernah luput dari khilaf dan dosa. Kuatkan imanku yang masih naik turun. Ampuni segala dosaku yang sudah tidak terhitung. Hanya kepada-Mu aku bersimpuh. Memohon ampunan dan perlindungan-Mu. Mengadu setumpuk keluh. Agar peluh segera berhenti mengalir disekujur tubuh. Agar mampu menapaki jalan hidup yang penuh liku. Bantu aku untuk dapat terus menyusuri jalan-Mu yang lurus. Meski harus jatuh bangun dalam melangkah. Meski harus bersusah payah menghalau bisikan halus yang dapat membuat iman lemah. Karena hanya Engkau yang dapat membantu. Menguatkan hati dan imanku yang sering rapuh. Melenyapkan penat yang membelenggu. Karena hanya Engkau-lah sebaik-baik tempat aku berlindung dari segala musuh. Baik yang nyata maupun yang tidak kasat mata.
readmore »»  

Senin, 04 Februari 2013

Surat Semangat untuk Sahabat

Sahabat, tetaplah semangat. Jalani hari yang terkadang berat. Sikapi hati dan benak yang penuh penat. Yakinlah bahwa kalian pasti kuat.

Ingatlah bahwa Allah tidak akan memberi cobaan di luar batas kemampuan. Pasti ada obat penawar dari setiap racun yang mengisi kehidupan.

Ingatlah bahwa Allah selalu mendekap. Meski Ia tak terlihat. Luapkan keluh kalian. Tumpahkan resah kalian. Pada Dia, sebaik-baik pemecah masalah.

Luangkan waktu untuk bercumbu dengan-Nya. Memadu kasih antara hamba dan Sang Pencipta. Lewat sujud panjang disetiap shalat sahabat.

Aku di sini juga selalu memeluk kalian erat. Meski raga kita tak selalu dekat. Aku memeluk lewat do'a disetiap sujud pada Sang Pemilik Hidup.

Ingatlah, sahabat. Aku selalu ada, meski hadirku tak selalu tertangkap mata. Aku selalu ada melalui do'a yang kupanjat pada-Nya.

Jangan rela kalah oleh lelah. Jangan mudah menyerah karena masalah. Kalian pasti bisa melaluinya, percayalah!.

Satu yang tak boleh terlupa, keajaiban do'a. Aku pun sudah membuktikannya. Bahkan lebih indah dari yang ku sangka. Semua karena kasih sayang-Nya.

Sahabat, surat ini bukanlah surat nasihat. Hanya sebagai pengingat. Dan penambah asupan semangat.

Semoga surat maya-ku ini mampu melenyapkan penat yang membelit benak. Melepaskan pilu yang membelenggu kalbu. Paling tidak, semoga dapat menerbitkan kembali senyum kalian yang tenggelam ditelan muram.

Love you, sahabat yang tak selalu terlihat tapi hati selalu dekat ‎​(˘⌣˘)ε˘`)

Teruntuk:
Sahabat yang menganggapku sahabat :)
readmore »»  

Sepertiga Malam

Di sepertiga malam
Ku bangkit dari tidur sesaat
Ku tinggalkan dunia mimpi yang penuh nikmat
Ku singkirkan selimut hangat yang menggeliat

Di sepertiga malam
Ku basuh bagian tubuh dengan air wudhu
Ku bentangkan sajadah panjang-ku
Ku balut raga dengan rukuh

Di sepertiga malam
Ku siap bercumbu mesra denganMu
Memadu kasih antara Kau dan aku
Serasa Engkau hanyalah milikku

Di sepertiga malam
Kurasakan kenyamanan
Hening yang tenang
Tak ada pengganggu yang datang

Di sepertiga malam
Aku mengadu
Tentang segala rasa hatiku
Tentang penat yang membelenggu
Tentang tubuh yang penuh peluh

Di sepertiga malam
Ku rangkai kata
Ku ungkap rasa
Tentang aku, dia dan mereka

Di sepertiga malam
Ku luapkan kesah
Ku tumpahkan resah
ku panjatkan pinta

Di sepertiga malam
Ku sampaikan rindu
Pada mereka yang pergi lebih dulu
MenghadapMu, Kekasih Hati-ku
readmore »»  

Jumat, 01 Februari 2013

Malaikat Tanpa Sayap

Seperti matahari
Tak letih menghangatkan bumi
Tulus tanpa pamrih

Seperti hujan
Tak bosan memberi sejuk pada kemarau
Ikhlas tanpa balas

Cintamu, Ibu
Selalu menghangatkan jiwa ragaku
Kasihmu, Ibu
Selalu menyejukkan kalbu

Pengorbananmu
Tak pernah habis dimakan waktu
Dalam do'amu
Tak pernah luput kau sebut nama buah hatimu

Kau penyulut api semangatku
Kau bidadari dalam hatiku
Kau cahaya dalam gelapku
Kau malaikat tanpa sayap-ku

Terimakasih Ibu
Pengorbananmu
Tak kan pernah kulupa
Kasih sayangmu
Akan selalu terasa
Meski hadirmu
Tak selalu tertangkap mata

Maafkan anakmu, Ibu
Bila ucapku
Menorehkan luka dihatimu
Bila tingkahku
Menambah beban benakmu

Do'a terbaikku
Selalu menyertaimu
Semoga Allah ampuni dosamu
Semoga bahagia dunia dan akhiratmu

-09 Oktober 2012-
readmore »»  

Kamis, 31 Januari 2013

Say NO to PACARAN!!!

PACARAN , satu kata yang dapat menjatuhkan manusia ke dalam lubang kemaksiatan.

PACARAN , satu jalinan yang dapat menjadi jembatan menuju jalan perzinahan.

PACARAN , bukan jaminan sebuah hubungan berakhir di pelaminan.

Saat berPACARAN , diantara pria dan wanita, akan ada makhluk tak kasat mata, yang akan selalu menggoda iman di hati mereka.

Jika sudah siap menikah, TA'ARUFlah. BUKAN PACARANlah.

Jika belum siap menikah, perbaiki diri agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi dan perbanyak do'a agar mendapat yang baik pula dari Sang Kuasa.

Jika belum siap menikah, lebih baik simpanlah rasa. Jangan biarkan tumpah. Hingga saatnya nanti tiba. Ketika hati dan usia sudah siap melangkah menuju ikatan cinta yang halal, indah dan penuh berkah.
readmore »»  

Selasa, 29 Januari 2013

Tidak Selamanya Cinta Dapat Diterima

Beranilah berkata TIDAK!. Jika cinta membuatmu jauh dari cinta-Nya.

Beranilah berkata TIDAK!. Jika cinta membuatmu lupa akan kewajiban sebagai hamba-Nya.

Beranilah berkata TIDAK!. Jika cinta membawamu pada kesesatan yang nyata.

Beranilah berkata TIDAK!. Jika cinta membuat buta mata dan logika.

Beranilah berkata TIDAK!. Jika cinta menuntunmu menuju arah yang salah.

Beranilah berkata TIDAK!. Jika cinta menjerumuskanmu ke dalam jurang yang nista.

Beranilah berkata TIDAK!. Jika cinta hanya mengedepankan nafsu semata.

Tidak semua cinta dapat diterima. Karena terkadang cinta juga termasuk ujian dari-Nya.

Tidak semua cinta dapat diterima. Karena tak jarang, cinta adalah godaan dari makhluk tak kasat mata. Yang dapat membuat sesat manusia.

Selalu libatkan Dia dalam Memilih dan memilah cinta. Agar iman tetap terjaga. Logika tetap terbuka. Hingga cinta tidak salah arah.

Jangan sampai cinta membuat buta hati. Tertutupi nafsu duniawi. Hingga menjadikan iman dan logika mati.

Jangan terlalu terbawa oleh perasaan. Yang kadang kala didalamnya terselip setan.

Sesungguhnya cinta itu anugerah terindah dari Sang Kuasa. Jika kita dapat menaruh ia di tempat yang semestinya.

Namun cinta dapat menghadirkan luka dan mendatangkan petaka. Jika ia ditaruh di tempat yang salah.

Berhati-hatilah dalam memaknai cinta. Sikapi cinta dengan cara yang bijaksana. Cintailah cinta yang hanya mengatasnamakan nama-Nya.

Semoga Allah selalu menjaga dari cinta yang salah arah. Yang hanya mendatangkan kebahagiaan fatamorgana. Yang bersifat semu belaka.



Allah, labuhkanlah cinta kami pada dia yang melabuhkan cintanya pada-Mu. Agar tercipta kebahagiaan abadi hingga surga firdausi. Jangan Engkau biarkan hati kami buta karena cinta yang dilatarbelakangi oleh nafsu belaka. Bantu kami dalam menata hati. Membentengi diri. Semoga iman tetap terjaga hingga kematian menghampiri.

Aamiin ya rabbal 'alamiin :)
readmore »»  
Love is...
© Rumah Aksara Richita - Template by Blogger Sablonlari - Font by Fontspace