Luka yang menyayat hati
Mungkin mampu meruntuhkan kukuh ragawi
Menyisakan sendu tak bertepi
Senyum pun enggan hadir menghiasi
Air mata dalam duka
Menyelimuti hati yang hampa
Tak lagi bersimfoni indah
Hanya nada tak berirama
Penembang yang setia
Tapi siang masih berganti malam
Waktu masih melaju kencang
Hari masih berganti bulan
Mentari masih terbit dan tenggelam
Dunia pasti berputar
Semesta tiada kekal
Susah senang silih berganti datang
Menyapa setiap detik kehidupan
Tuhan Maha Bijaksana membagi cinta pada hamba-Nya
Enyahkan gundah
Usirlah resah
Karena pelangi pasti kan menyapa
Di penghujung kisah nestapa



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
suka